Pride.
Pentingkah itu di saat kau hampir melepaskan sesuatu?
Banyak alasan yang ada
Supaya ini, supaya itu
Namun, semua itu sama saja
Tidak seharusnya kau keras kepala.
Hanya sekian detik waktu yang ada
Untuk memutuskan
Keputusan yang simpel, namun
Apa? Kau tetap saja
Keras kepala.
Ya, memang aku ini pelupa
Memang aku ini ceroboh
Memang, tanganku ini tangan yang dapat merusak segalanya,
Namun bukan berarti dengan melepaskannya
dapat mengubah semuanya
Mungkin memang seharusnya kulebih berhati-hati
Dan pada akhirnya, sesuatu itu akan kembali,
Tapi ku tak dapat berhenti terpikir
Betapa keras kepalanya dirimu.
Ku ingin marah, melepas semua
Namun apa daya, jika ku lepas
Maka akan lebih besar yang kau lepas
Smua karna
Keras kepala
Mungkin kalian, yang membaca ini, merasa
Bahwa ku terlalu berlebihan, namun
Hanya ini yang bisa kulakukan
Tuk mencurahkan, melepas semua
Inilah yang aku rasakan.
Just an unhappy, darker version of my blog. And life. Actually this is a private blog, but if you happen to find and currently reading this, then enjoy the bitterness. Haha. Check http://happyfiona.blogspot.com instead if you can't handle this one. Thank you.
Thursday, December 31, 2015
Keras Kepala.
Labels:
gar16frgt0101,
가족
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment